Apa Keistimewaan Jokowi? Apa Kehebatan Prabowo? Tanya Si Ucok..

Apa Keistimewaan Jokowi? Apa Kehebatan Prabowo? Tanya Si Ucok..

25/03/2019 Redaksi SATUIndonesia.id JURNALIS: Redaksi SATUIndonesia.id
Biasakan Membaca Sebelum Membagikan

Hari ini saya ditanya seorang bocah yang sama sekali tak paham politik, seperti bocah lainnya, dia tak ikutan Prabowo dukung hoax Ratna Sarumpaet, atau bahkan tak paham hoax 7 kontainer suara tercoblos ala Wasekjen Demokrat Andi Arief.

Polos, benar-benar polos saya kenal.

Apa sih keistimewaannya jokowi ?

itu tanyanya.

Saya tertegun sebentar, mau saya perinci prestasi Jokowi, bisa ribuan karakter harus saya ketik,dan anak seumuran ini mana perduli soal Freeport hingga Petral, akhirnya saya coba bilang:

“Jadi begini (nafas saya panjang dan dalam), lihat Indonesia hari ini dan Indonesia 5 tahun lalu, tapi dengan hati bersih dan tidak mendengarkan semua desa desus dan hoax ya, lihat apakah MRT, tol, bandara bagus sampai bensin harga 50ribu di Papua itu ada sebelum Jokowi… NURANi akan menuntunmu kepada kebenaran sejarah..”

itu balasan saya.

Mungkin kita juga perlu bertanya kepada diri kita, apa kehebatan prabowo?

5 tahun ini apa yang dilakukan Prabowo untuk rakyat?

Apakah berguna untuk rakyat dan bangsa itu harus jadi presiden dulu?

Ingat, 5 tahun ini bangsa ribut terus, semua kegaduhan berasal dari para pendukung Prabowo, mereka yang selalu menebarkan kebencian disosial media bahkan broadcast WA, setiap hari… yah setiap hari…

Sesama kita diajak saling berdebat, dibuat tidak percaya dengan apapun yang dilakukan pemerintahan ini, bahkan ketika media terpercaya sekelas Kompas dan Tempo memberitakan fakta, yang mengancam nama baik kubu mereka, kita dipaksa katakan Kompas dan Tempo hoax.

Kita belum lupa kasus Ratna Sarumpaet yang membuktikan sekaligus membuat pengakuan, bahwa kubu seberang melakukan kebohongan/rekayasa/fitnah hanya karena ia ingin Jokowi dianggap jahat serta anti demokrasi, kasus Ratna membuktikan, kubu lawan ingin menggiring opini “Ratna Digebuki Orangnya Jokowi“, karena publik tahu, Ratna selama ini selalu keras mengkritik Jokowi, bahkan sampai lupa kesantunan khas ORANG INDONESIA

Mengapa saya katakan “Kubu Lawan” ? yah karena saat hoax dibuat, Ratna Sarumpaet aktif tercatat sebagai juru kampanye nasional di Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Baru setelah banyak ecaman atas perbuatan Ratna, BPN memberhentikan Ratna, namun sebelumnya Prabowo sempat mendukung kebohongan ratna, bahkan membuat jumpa pers khusus seraya menebarkan kalimat-kalimat yang mencerminkan kondisi seolah orang tidak bebas bicara dan mengkritik diera Jokowi ini.

Belum lagi kasus seperti Ahmad Dhani, kasus Ahok yang dikait-kaitkan dengan Jokowi sehingga ada aksi 212 yang kabarnya berniat menurunkan Jokowi dengan lahirnya gerakan “2019 Ganti Presiden”, belum lagi hoax mobil Neno Warisma yang dikabarkan dibakar oleh pendukung Jokowi dan ternyata hanya korsleting listrik

Macam… Macam… jika didaftar dan diurutkan, panjangnya sepanjang prestasi Jokowi yang semuanya bisa dibuktikan disetiap jengkal tanah air kita, dari ujung banda Papua, hingga ujung banda Aceh…

Karena memang GADUH lah tujuan mereka, karena dengan gaduh orang jadi lupa prestasi apa yang telah diperbuat oleh Jokowi, sama persis dengan gaduh “penistaan agama” yang menimpa Ahok, orang jadi lupa Ahok banyak berprestasi.

Inilah masanya sebuah pemerintahan sah yang kerja benar, tapi harus menerima nasib dirong-rong oleh BARISAN SAKIT HATI yang kalah pada pertarungan 2014.

Ini layaknya asisten rumah tangga yang bekerja didalam rumah, yang seluruh penghuninya ditutup matanya, ia kerja siang malam, tapi sang majikan tetap tidak melihat hasil kerjanya… Sang majikan lupa membuka matanya… Ia hanya mendengar laporan dari asisten rumah tangga sebelah rumahnya, yang sebenarnya ingin juga kerja dirumah itu…

Satu hal yang harus kita ingat bersama: NEGARA GADUH 5 TAHUN, TAPI JOKOWI TETAP BERPRESTASI, JOKOWI BEKERJA TAPI TAK SATUPUN KUBU LAWAN PERNAH BICARA APRESIASI KEPADA JOKOWI, BAHKAN SOAL ASIAN GAMES JUGA DIDERA BANYAK HUJATAN DARI KBU PRABOWO… DAN JOKOWI TAK PERNAH MENCAK-MENCAK TELANJANG DADA DIDEPAN PUBLIK…

Mari melihat sejarah, hari ini ada karena kemarin dan 5 tahun silam… Melihat hari ini harus utuh meihat latar sebelumnya, atau kita akan digilas zaman karena melupakan kesalahan masa lalu hanya karena mengejar hidup hari ini saja…

Salam;
SATUIndonesia
Donny Suryono Permadi.S
satuindonesia.id


Biasakan Membaca Sebelum Membagikan

Bijak Berpikir, Ayo Komentari