Satu Indonesia

Salam SATU INDONESIA,

Tersadari ataupun tidak, setiap peristiwa dan tragedi yang terjadi pada bangsa ini seolah terus berulang dari masa-kemasa.

Mulai dari konflik antar masyarakat, ketidakbenaran penyelengara negara, tindak korupsi, hingga kriminalitas dan terorisme, seolah tidak pernah berhenti membuat versi baru dengan jalan cerita yang hampir serupa pada setiap bergulirnya waktu.

Penggulingan kekuasaan secara keji pemimpin yang berjalan lurus dan jujur seperti Ir. Soekarno yang berusaha ditumbangkan dengan beragam cara untuk dilanjutkan dengan kekuasaan lalim lebih dari 32 tahun, tak pernah berhenti.

Politik dan pertikaian Indonesia hari ini, memperebutkan kekuasaan recehan lima tahunan, terus menciptakan jurus-jurus pengerusakan bangsa yang terus berupaya mengakar dan merumput, karena politik kita kian lupa JATI DIRI, semua tatanan kultur serta budaya jadi sekadar epos yang digerus oleh gerakan-gerakan POLITIK IDENTITAS yang niatnya hanya satu: KUASA!

Agama dan PEMAKSAAN penyeregaman untuk mencapai jumlah mayoritas yang bisa disetir, yang dibalut dengan doktrinisasi teologi intoleran berbasis “Agama Adalah Alat Rebut Kekuasaan” jadi komoditas, untuk melumatkan KODRATI BHINNEKA TUNGGAL IKA yang sejatinya sejurus dengan makna hakiki PANCASILA, sebagai simbol bernaungnya agama-agama untuk berharmoni pada rapsodi berbangsa-bangsa, dengan kedaulatannya yang seimbang dan beriringan.

NEGARA-BANGSA! bukan NEGARA AGAMA!

Sekumpulan orang muda Indonesia yang masih “waras jati diri” dan telah bekerja melalui media serta karya audio-visual berbasis jurnalistik sejak 1 Mei 2014 silam, kini kembali berpadu, SATU INDONESIA kembali hadir dengan format baru: JURNALISTIK KEBERAGAMAN.

Kami ingin bangsa ini MERAWAT AKAL SEHAT RELIGIUSITAS, kami tidak ingin bangsa ini terjebak POLITIK HITAM – PUTIH, menghitamkan yang berbeda piliha untuk memutihkan diri sendiri seolah paling bersih.

Karena bangsa ini sejatinya: PELANGI, BERWARNA-WARNI dan memancarkan keagungannya dalam tali kebersatuan yang tak pernah memaksakan untuk seragam lagi tunduk pada tirani-tirani politik indentitas.

SATU INDONESIA (SIndonesia) hadir untuk melengkapi sekaligus memperdalam makna dari sebuah kekuatan audio-visual serta kerja AKAL yang tersajikan pada partitur-partitur tekstual jurnalistik yang santun namun merangsang.

SIndonesia bukanlah partisan untuk memenangkan calon presiden mana dan siapa, SIndonesia tidak membahas mengenai kampanye pilkada maupun pilpres apapun, ini adalah upaya bersama dalam kerja-kerja keberagaman, dalam hal publikasi dan jurnalisme untuk bersama mengusaikan rong-rongan terhadap Pancasila yang kian nyata digencarkan hanya untuk merebut kekuasaan tirani.

Kami berharap SIndonesia dapat fokus dalam kerja-kerja mengembalikan ke-bhinneka-an bangsa kita yang terus dicabik-capik akibat dari politik praktis yang mempergunakan agama sebagai politik identitas.

Mari berjejaring dan bertukar kabar pada hal-hal terkait persekusi terhadap perbedaan, upaya penghancuran budaya hingga hal-hal yang mengganggu berdaulatnya Pancasila, dan bersama merumuskan sebuah penyelesaian pada masa-masa krisis yang mendera persaudaraan serta kebangsaan kita.

Kami percaya bahwa bangsa ini harus menjadi terdepan dalam kedalaman berpikir dan akal sehat dalam mengatasi setiap masalah, selayaknya sejarah nenek-moyangnya dalam sejarah NUSANTARA yang kini sekadar epos.

Negeri ini mutlak menemukan kembali jati dirinya yang terus dihilangkan seiring dengan begitu menyilaukannya kekuasaan pada era kekinian yang sarat dengan jatidiri yang bukanlah kita, KITA INDONESIA!.

Salam SATU INDONESIA!
Portal: SatuIndonesia.id
Facebook: https://www.facebook.com/satuindonesia.id
WAG: https://chat.whatsapp.com/97cu1g5OKoTH6phXtosoQZ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *