Slank: “Jaga Kewarasan” Dukung Jokowi, Lagu Hingga Konser Khusus 107 Artis Disiapkan

Slank: “Jaga Kewarasan” Dukung Jokowi, Lagu Hingga Konser Khusus 107 Artis Disiapkan

18/03/2019 Redaksi SATUIndonesia.id JURNALIS: Redaksi SATUIndonesia.id
Biasakan Membaca Sebelum Membagikan

Prev 1 of 1 Next
Prev 1 of 1 Next

 

JAKARTA (SatuIndonesia.Id) – Grup band Slank mendukung penuh pasangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pada 17 April 2019.

Dukungan Slank terhadap pasangan 01 itu dalam bentuk lagu dan video klip yang bertajuk #BarengJokowi.

Slank merilis video klip #BarengJokowi di markasnya di Jalan Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019) sore.

Penabuh drum Slank, Bimbim menjelaskan, lewat karya, dia bersama dengan 107 musisi, seniman, dan lain-lainnya, secara simbolis memberikan dukungan kepada Joko Widodo dan Maruf Amin.

“Judul lagu dan video klip #BarengJokowi ini, adalah ajakan moral kita mendukung lewat cara kita yaitu musik dan lirik. Ajakan moral untuk melupakan keributan,” kata Bimbim Slank.

Bimbim menambahkan, proses pembuatan rekaman dan video klip tersebut hanya berlangsung selama empat hari.

Awalnya, hanya 33 artis yang masuk ke dalam daftar mengisi video klip, tetapi kemudian membludak hingga 107 artis.

“Saat rekaman aja, artis dan seniman yang rekaman ini kami todong, ‘ayo ada kontak siapa? Ajak aja yuk’ gitu,” ucapnya.

“Tapi memang sebelumnya tuh kami sudah menyebar ke semua musisi, ternyata responnya bagus dan banyak yang mau ikut,” ucap Bimbim.

Diakuinya banyak yang tahun lalu ikut namun sudah bergabung dengan partai politik seperti Krisdayanti dan Giring namun untuk tahun ini tidak ikut.

“Kita menjaga gerakan kita tetap non partai dan mereka dengan happy tetap support untuk menjaga tetap pure, biar murni,” ujarnya.

Meski demikian, musisi yang belum dapat tergabung dalam video clip #barengjokowi tetap memberikan dukungannya kepada paslon 01 tersebut.

Sementara itu, vokalis grup band Slank, Kaka mengatakan, peluncuran video klip ini sebagai selebrasi dari teman-teman musisi, seniman, dan lain-lain dalam menyatukan ‘frekuensi’.

‘Frekuensi’ sama itu untuk memberikan dukungan kepada Joko Widodo dan Maruf Amin hingga dua periode.

“Jadi hari ini selebrasi kebersamaan kita dengan Jokowi. Karena dengan itu kita pengen ngeluarin sebuah lagu,” kata Kaka Slank.

“Jadilah sebuah single ini. Mudah-mudahan kita bisa menjaga kewarasan dan api ini tetap menyala, agar tetap semangat menyambut pesta demokrasi ini,” ucap Kaka Slank.

Selain itu, Slank ingin menunjukkan konsistensinya mendukung Joko Widodo yang sudah dilakukannya sejak periode 2014-2019.

“Ini adalah bentuk konsistensi kita dari awal bersama Pak Jokowi,” ujar Ivanka, bassis Slank.

Selain itu, Slank ingin menunjukkan konsistensinya mendukung Joko Widodo yang sudah dilakukannya sejak periode 2014-2019.

“Ini adalah bentuk konsistensi kita dari awal bersama Pak Jokowi,” ujar Ivanka, bassis Slank.

Slank bersama lebih dari 100 musisi pula akan membuat konser #barengjokowi pada 13 April 2019 di GBK, Jakarta. Konser ini merupakan bentuk dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Pada tahun 2014, Slank dan puluhan musisi menggelar konser “Salam Dua Jari” untuk mendukung Jokowi dan Jusuf Kalla di GBK. Konser yang digarap oleh Jay Subiyakto ini sangat besar dan mendatangkan banyak pendukung.

Kini, Slank bersama ratusan seniman akan kembali mengulang konser tersebut namun dengan konsep yang berbeda.

“Harusnya lebih besar, bentuknya seperti apa lihat saja. Karena Slank males mengulang sesuatu yang udah ada,” ujar Abdee dalam jumpa pers di Markas Slank, Jakarta, Jumat.

Bimbim mengatakan jika lagu #barengjokowi yang dinyanyikan oleh para seniman akan dikumandangkan di sana. Jokowi pun akan hadir dalam konser tersebut.

“Itu kayak pamungkasnya. Banyak musisi yang akan hadir dan pak Jokowi juga hadir. Pak Jokowi kampanye, kita main band. Kita kan mendukung dia aja, kita enggak kampanye,” kata Bimbim.


Biasakan Membaca Sebelum Membagikan

Bijak Berpikir, Ayo Komentari